PENENTUAN PRIORITAS PERAWATAN BANGUNAN GEDUNG MUSEUM SITUS TAMAN PURBAKALA SRIWIJAYA KOTA PALEMBANG

Revias Revias, A Fuad Z

Abstract


Penelitian dilakukan pada Bangunan Gedung Museum Situs Taman Purbakala Sriwijaya Kota Palembang Nilai kondisi dihitung berdasarkan persentase kerusakan. Kondisi sisa ditentukan oleh hasil pengurangan nilai kerusakan terhadap konstanta (nilai maksimum 100 menyatakan kondisi paling baik). Akumulasi dari indeks kondisi elemen menunjukkan kondisi dari setiap ruang. Penetapan skala prioritas pemeliharaan didasarkan pada nilai terkecil dari hasil perbandingan antara selisih nilai indeks kondisi pemeliharaan. Penerangan / lighting adalah salah satu faktor penting dalam desain ruang .Ruang yang telah dirancang tidak mampu memenuhi fungsinya baik jika tidak memberikan akses penerangan. Pengaturan suhu dan kelembaban adalah untuk membantu memperlambat proses pelapukan. Standar suhu museum adalah 210c – 260 c . Dan kelembaban relatif adalah 50 % . Hasil analisa menunjukkan bahwa dari ketiga komponen yang diteliti, komponen mekanikal-elektrikal mempunyai nilai terkecil yaitu

96.11 %,  diikuti komponen arsitektur 97.43 % dan komponen struktur 99.80 %. Urutan sub komponen ruang yang diteliti, yang memperoleh nilai terkecil yaitu ruang laboratorium   92.17 %   memperoleh prioritas pemeliharaan yang pertama diikuti oleh ruang ruang penunjang 94.71 % dan kelompok ruang kantor 97.25 %.

 


Keywords


pemeliharaan, indeks kondisi, prioritas, suhu dan kelembaban

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 190 times
PDF - 155 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Pilar Politeknik Negeri Sriwijaya ISSN: 1907-6975 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Index By: