Pengaruh Waktu pada Modifikasi Photovoltaic Tray Dryer untuk Pengeringan Daun Kelor (Moringa Oleifera)
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16312516Abstract
Tanaman daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai tumbuhan yang sangat banyak manfaatnya. Salah satu kegunaannya adalah pada daunnya, yang mengandung lebih banyak nutrisi setelah dikeringkan. Dengan pertimbangan tersebut, dirancanglah sebuah alat pengering yang memanfaatkan energi surya, yaitu Photovoltaic Tray Dryer. Alat ini memiliki kapasitas dua tray, dengan masing-masing tray berisi 100 gram daun kelor. Proses dilakukan pada berbagai waktu yaitu 60, 120, 180, 240 menit, dalam durasi total 4 jam pada suhu 80℃. Setiap 1 jam, untuk mengetahui massanya daun kelor pada tray 1 dan 2 dilakukan pengukuran. Setelah menjalani proses pengeringan, target kandungan air pada daun kelor adalah <10%. Hasilnya, kandungan air pada tray 1 suhu 80℃ selama 4 jam sebesar 13,64% dan tray 2 suhu 80℃ selama 4 jam sebesar 9,65%. Laju pengeringan cenderung menurun dari 0,144 kg/jam m² pada menit 60 menjadi 0,096 kg/jam m² pada menit 240.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Delika Maulidi, Kiagus Ahmad Roni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










