Aplikasi Katalis Berbasis Karbon Aktif Dari Kayu Akasia (Acacia Mangium) Diimpregnasi Basa Pada Sintesis Biodiesel

Dinna Khoiruummah, Novia Sundari, Mustain Zamhari, Yuniar ., Selastia Yuliati

Sari


In producing biodiesel, one aspect that plays an important role is the use of catalysts in triglyceride transesterification reactions. The making of heterogeneous catalysts with activated carbon is carried out using the impregnation method, Acacia mangingum wood sawdust is waste that has not been optimally used so that it has the potential to be developed as an activated carbon carrying the catalyst. In this study the catalyst active phase was dispersed on activated carbon by impregration using a KOH and NaOH solution with concentration of 5 M for 21 hours, this catalyst was applied to the transesterification reaction to produce methyl esters or biodiesel. In the transesterification reaction used used cooking oil raw material reacted with methanol with a reaction time of 2 hours and stirring 600 rpm. The use of activated carbon catalyst was impregnated by KOH using variations in the amount of catalyst 1, 3, and 5% w/w oil and reaction temperature 45, 55, 65, and 75ᴼC, obtained the highest biodiesel yield on the use of 3% w/w catalyst oil at 65ᴼC , with the quality of biodiesel density 0.7724-0.8585 gr/ml, viscosity 4.5485-5.3672 cSt, acid number 1.1222-2.2444, moisture content 0.034-0.246%, and flash point 150-170ᴼC. While the use of activated carbon catalyst was impregnated with NaOH using variations in the amount of catalyst 3, 4, and 5% w/w oil and the reaction temperature50, 55, 60, and 65ᴼC, obtained the highest biodiesel yield on the use of 3% w/w catalyst oil at 60ᴼC, with the quality of biodiesel density 0.89282-0.90722 gr/ml, viscosity 2.3439-4.1601 cSt, acid number 0.84165-2.2444, water content 0.000592-0.071963%, and flash point 128-153ᴼC.

Kata Kunci


Biodiesel, Transesterification, Base Heterogeneous Catalyst, Catalyst Based Activated Carbon.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arpiwi, Ni Luh. 2015. Bioenergi: Biodiesel dan Bioetanol. Diktat Kuliah Prodi Biologi Fakultas MIPA. Denpasar: Universitas Udayana.

Aziz, Isalmi, Siti Nurbayti dan Badrul Ulum. 2011. Pembuatan Produk Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas dengan Car Esterifikasi dan Transesterifikasi.Jurnal Kimia Valensi, 1 (3).

Danish, Mohammed, Rokiah Hasyim. M.N. Mohamad Ibrahim dan Othman Sulaiman. 2013. Characterization of Physically Activated Acacia mangium Wood-Based Carbon for the Removal of Methyl Orange Dye. Peer-Reviewed Article Bio Resource, 8 (3), 4323-4339

Faizal, M.Ulfa Maftuchah dan Wika Arto Auriyani. 2013.Pengaruh Kadar Metanol, Jumlah Katalis, dan Waktu Reaksi pada Pembuatan Biodiesel dari Lemak Sapi melalui Proses Transesterifikasi. Jurnal Teknik Kimia., 4(19)

Hadiah, Fitri. Oki Alfernando dan Yudi Sumbarin. 2011. Pengaruh Jumlah Katalis dan Temperatur Terhadap Kuantiitas dan Kualitas Biodiesel dari Biji Jarak Pagar. Jurnal Teknik Kimia Universitas Sriwijaya, 6 (17).

Munnik, P., Petra, E. dan Krijn, P. 2015. Recent Developments in The Synthesis of SupportedCatalyst. American ChemicalSociety (155), 6687-6718

Nurhasanah. 2017. “Pembuatan Biodiesel dari Minyak Biji Kapuk (Ceiba Pentandra) dengan Katalis Lempung Teraktivasi ; Pengaruh Konsentrasi Katalis”. Skripsi. Jurusan Teknik Kimia Universitas Riau, Pekan Baru.

Pujaningtyas,Lestari. 2017. Pembuatan Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas dengan Proses Transesterifikasi menggunakan Katalis KOH. Tugas Akhir. Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Putra, R. P., Wibawa, G. A., Priharini, P., dan Mahfud, M. 2012. “Pembuatan Biodiesel Secara Batch dengan Memanfaatkan Gelombang Mikro”. Jurnal Teknik ITS. Vol. 1, No. 1, Hal. 34-37

Ramadhas, As., Jayaraj, Simon., dan Chandrasekharan, M. 2005. Biodiesel production from high FFA rubber seed oil, fuel. 84, 335-340.

Santoso, H., Kristianto, I., dan Setyadi, A. 2010. Pembuatan Biodiesel dari Minyak Biji Kapuk Randu (Ceiba Pentandra) Melalui Proses Transesterifikasi dengan Menggunakan CaO Sebagai Katalis. Institut Tenologi Sepuluh Nopember: Surabaya.

Santoso, H., Kristianto, I., dan Setyadi, A. 2013. Pembuatan Biodiesel menggunakan Katalis Basa Heterogen Berbahan Dasar Kulit Telur. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UniversitasKatolik Prahayangan

Sayid Abdullah, SharifahHanis Yasmin, Nur Hanis Mohamad Hanapi, Azman Azid, Roslan Umar, Hafizan Juahir, Helena

Khatoon, dan Azizah Endut. 2016. A Review of Biomass-Derived Heterogeneous Catalyst For A Sustainable Biodiesel Production. Elsevier. Renewable and Sustainable Energy Reviews.

Setiorini, I dan Zuhri A,A. 2010. “Massa Jenis Padat Bentuk Tak Kontinyu dan Zat Cair”. Laporan Seminar Fisika Jurusan Fisika. Universitas Negeri Surabaya: Surabaya.

Widyastuti, L. 2007. Reaksi Metanolisis Minyak Biji Jarak Pagar Menjadi Metil Ester Sebagai Bahan Bakar Pengganti Minyak Diesel Dengan Menggunakan Katalis KOH. Tugas Akhir II. Universitas Negeri Semarang.

Zabeti, M., Daud, W.M.A.W., dan Aroua, M.K. 2009. “Activity of Solid Catalyst for Biodiesel Production”. A riview Fuel Processing Technology. 90: 770-777.

Zuhelmi, Tazora. 2013. “Peningkatan Mutu Biodiesel dari Minyak Biji Karet Melalui Pencampuran dengan Biodiesel dari Minyak Biji Jarak Pagar”. Skripsi, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian: Bogor.


Article Metrics

Sari view : 49 times
PDF - 60 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.